Menteri BUMN Erick Thohir mengapresiasi kontribusi PLN dalam mendukung pengembangan

0
37

“Tujuan kegiatan pelatihan ini adalah membekali para guru agar siap dan matang menghadapi ujian sertifikasi profesi yang akan segera dilaksanakan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi,” jelas Erick.

Erick mengatakan sasaran utama program ini ialah para guru yang belum lulus ujian dan akan mengulang ujian sertifikasi atau guru retaker. Hal ini lantaran para retaker harus merogoh kocek sendiri dalam mengikuti ujian sertifikasi tersebut. Erick berharap dukungan BUMN dalam membantu para guru retaker agar lebih fokus dalam menjalani ujian sertifikasi.

Selain kegiatan pelatihan yang dilaksanakan, lanjut Erick, BUMN juga akan memberikan apresiasi bagi guru yang lulus ujian sertifikasi guru kepada sebanyak 2.022 guru di 6 provinsi tersebut.

“Besar harapan sumbangsih Bakti BUMN untuk Guru ini dapat turut mendorong optimalisasi potensi pendidik agar dapat mendampingi para siswa guna mewujudkan Indonesia yang maju makmur dan mendunia. Semoga guru-guru Indonesia dapat menjadi pendidik profesional demi kemajuan pendidikan Indonesia,” kata Erick.

Menteri BUMN Apresiasi Kontribusi PLN dalam Mengembangkan UMKM melalui Rumah BUMN Cirebon
Menteri BUMN Erick Thohir mengapresiasi kontribusi PLN dalam mendukung pengembangan lebih dari 8.000 UMKM melalui 29 Rumah BUMN yang dikelola perseroan. Dalam sharing session dengan BUMN Muda hari Sabtu (28/8) di Rumah BUMN Cirebon, Jawa Barat, Erick menuturkan bahwa selain membutuhkan slot deposit dana terpercaya pendanaan, UMKM juga butuh pendampingan dan dukungan untuk menjangkau pasar.Rumah BUMN Cirebon-2

Untuk itu, BUMN telah menyalurkan pendanaan melalui bank nasional, sedangkan Rumah BUMN melakukan pendampingan kepada UMKM. Bentuk pendampingan dimulai dari merancang pengemasan produk yang menarik hingga upaya meningkatkan kualitas produk. “Atau menjadi research bagaimana produk itu juga berubah di masyarakat,” tambah Erick Thohir. Rumah BUMN sebagai pusat pembinaan UMKM telah hadir di 244 lokasi dari Sabang sampai Merauke dan dikelola oleh sejumlah BUMN, salah satunya PLN. Dengan konsep co-working space yang strategis, Rumah BUMN diharapkan berperan dalam mendorong kreativitas BUMN Muda dan pelaku UMKM. Terkait akses pasar, Erick menyebut bahwa semua pihak harus berkolaborasi, bukan hanya pihak BUMN. Termasuk juga mendorong UMKM agar mengikuti tren pemasaran online di samping bergantung pada pemasaran konvensional (offline). Oleh karena itu, e-commerce disebut bisa jadi akses bagi UMKM dalam mengubah pola pemasarannya.Rumah BUMN Cirebon-1Tidak hanya melalui Rumah BUMN, PLN juga memiliki program pendanaan Usaha Mikro Kecil (UMK) dan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL). Sejak tahun 2019 sampai Agustus 2021, dana yang dikeluarkan oleh PLN untuk mengembangkan UMK telah lebih dari Rp82 miliar.